Akhirnya, hampir enam tahun menunggu. Akhirnya akhir bulan maret kemarin ada kesempatan mengulangi jejak yang pernah aku tempuh, jejak yang aku sadar penuh penyesalan dan penuh pelajaran. Lucu, ketika menginjak tempat itu lagi rasanya seperti tidak lama. Padahal? semua sudah berubah. Seperti kamu kembali ke SD-mu dan sadar bahwa pintu kelas sudah terlalu kecil dan kamu semakin besar.
sempat bicara sebentar dengan robin, "lucu ya kalo diliat kebelakang, rasanya banyak banget hal goblok yang dilakuin", lalu robin menimpali "nah itu zul! lucu juga kalo diliat, tapi kalo kita mau nyadarin, sebenernya banyak sekali pelajaran dari sini" dan aku potong "sama penyesalannya juga".
iya, rasanya kemarin seperti membuang perasaan menyesal yang pernah ada bertahun-tahun belakangan ini. lega, semua sudah maju kedepan dan masih juga ada perasaan yang menarik kebelakang. tetapi kemarin berbeda, kemarin rasanya sudah ikhlas. ga ada yang penyesalan seperti sebelumnya. haha, aneh tetapi ya gini emang adanya.
aku pernah menjadi lebih baik disana, pernah juga menjadi sangat buruk.
ga pake tapi sih. ya begitu aja.
dari sekian hal yang pernah aku sesali, paling tidak sudah aku taruh sebagian. biar sebagiannya tetap dibawa sebagai pelajaran.
(psst, mau pajang foto ga ada. kamera hilang pas baru mendarat di Juanda. hahahah fak!)
dan ini salah satu yang tersisa. semua yang digambar dari kota yang berbeda fyi. bye!
Thursday, April 16, 2015
Wednesday, January 14, 2015
ciye udah 2015 ciyeee~
tahun sudah baru, apa yang kali ini baru?
banyak, Allhamdulillah. tapi ada satu hal yang aku bisa dengan bangganya bilang kepada orang lain, "Aku sudah berhenti merokok! sudah tiga bulan lebih dan tidak sekalipun ingin". Ya, mungkin itu yang pertama. Memang, buat kebanyakan orang di Indonesia, berhenti merokok tidak keren, karena yang merokok adalah keren (ini kata survey di tabloid loh!), tapi buat pencapaian yang sangat sulit dan lebih sulit daripada diet, berhenti merokok ini sudah luar biasa. Alhamdulillah juga memutuskan berhenti bukan karena terlanjur kena penyakit, tetapi karena.. kepingin begitu saja.
target selanjutnya untuk dicapai di tahun ini?
gak, aku tidak bicara karir ada penghasilan, semoga bisa terus sholat tepat waktu dan penuh.
kedengeran sok alim ya? haha, coba dipikir, lebih sulit sholat tepat waktu atau ngejar target penjualan?
ok, bye.
banyak, Allhamdulillah. tapi ada satu hal yang aku bisa dengan bangganya bilang kepada orang lain, "Aku sudah berhenti merokok! sudah tiga bulan lebih dan tidak sekalipun ingin". Ya, mungkin itu yang pertama. Memang, buat kebanyakan orang di Indonesia, berhenti merokok tidak keren, karena yang merokok adalah keren (ini kata survey di tabloid loh!), tapi buat pencapaian yang sangat sulit dan lebih sulit daripada diet, berhenti merokok ini sudah luar biasa. Alhamdulillah juga memutuskan berhenti bukan karena terlanjur kena penyakit, tetapi karena.. kepingin begitu saja.
target selanjutnya untuk dicapai di tahun ini?
gak, aku tidak bicara karir ada penghasilan, semoga bisa terus sholat tepat waktu dan penuh.
kedengeran sok alim ya? haha, coba dipikir, lebih sulit sholat tepat waktu atau ngejar target penjualan?
ok, bye.
Subscribe to:
Posts (Atom)